Sabtu, 24 September 2011

Manfaat Toge

TOGE itu lambang kesuburan. Lelaki yang makan toge
akan membuat spermanya
"berisi", sedangkan perempuan yang mengonsumsi toge
akan membuat rahimnya
gampang "dibajak". Ini semula hanya menjadi cerita dan
bagian mitos. Tapi,
penelitian menunjukkan khasiat yang lebih hebat dari
itu!


Sayuran toge, jenis apa pun, baik taoge kacang hijau,
toge kedelai, toge
alfalfa, maupun jenis toge lainnya, mengandung banyak
sekali senyawa
fitokimiawi berkhasiat. Salah satunya kanavanin
(canavanine), jenis asam
amino bahan penyusun arginin yang paling banyak
tersimpan dalam toge
alfafa. Kanavin, menurut sejumlah penelitian, mampu
melumpuhkan bibit kanker
leukimia, usus besar dan pankreas.

Estrogen alami yang terdapat dalam toge befungsi sama
dengan estrogen
sintetis, tapi yang ini tanpa efek sampingan. Estrogen
dalam toge secara
nyata dapat meningkatkan kepadatan dan susunan tulang,
serta mencegah rapuh
tulang (osteoporosis). Rajin makan toge membantu
wanita terhindar dari
kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi
(premenstrual syndrome, PMS),
keluhan semburat panas (hot flashes), pramenopause,
dan gangguan akibat
menopause.

Ketika biji-bijian dan kacang-kacangan dikecambahkan,
secara umum kadar
saponinnya menanjak 450 persen. Saponin paling banyak
ditemukan dalam toge
alfalfa. Para penyandang risiko stroke dan serangan
jantung, gara-gara kadar
lemak darah melambung, dianjurkan lebih banyak
menyantap toge. Saponin
dalan taoge, akan menggelontor 'lemak jahat' LDL,
tanpa mengganggu kandungan
'lemak baik' HDL.

Setelah melalui sejumlah percobaan dengan binatang,
saponin taoge diketahui
dapat membangkitkan sistem kekebalan tubuh, dengan
cara menggenjot aktivitas
sel pembuluh alami, (natural killer cells), khususnya
sel T-limfosit dan
interferon. Selain sarat DNA, taoge padat zat
antioksidan kuat yang
membentangi tubuh dari radikal bebas perusak sel DNA.
Perlindungan ganda
inilah yang menguatkan kesimpulan toge merupakan
sayuran yang membuat kita
'lahir kembali', menjadi lebih muda.

Toge kedelai, menurut James Dukes, Ph.D., peneliti
dan ahli botani dari
Departemen Pertanian AS, kaya senyawa antikanker
lainnya, kerja genistein
lebih efektif ketika benih kanker sudah mulai bersemi.
Karena pada saat
itulah genistein akan bekerja giat mengacaukan pasokan
makanan bagi sel-sel
kanker, sehingga mereka akhirnya mati.

Namun Duke mengingatkan, hendaklah pasien wanita
pengidap kanker payudara
yang tengah menjalani terapi pengobatan dengan
tamoxifen membatasi konsumsi
toge, apalagi yang tamoxifen. Artinya, toge hanya
perlu dibatasi jika kita
menderita jenis tumor atau kanker yang berkaitan
dengan estrogen.

Anda selalu kembung setiap kali makan kacang-kacangan?
Itu pertanda Anda
sensitif terhadap oligosakarida, satu jenis
karbohidrat kompleks yang ada
dalam kacang-kacangan. Guna mendapatkan gizi
kacang-kacangan tanpa kembung,
toge bisa jadi jalan keluar. Pengecambahan telah
menguraikan 90 persen
rantai oligisakarida menjadi karbohidrat sederhana,
sehingga senyawa
tersebut mudah diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas.

Karena mengandung banyak serat dan air, taoge membantu
pengurasan kotoran
dalam usus besar. Hal ini menjadi kekuatan ganda toge
dalam memerangi
kanker. Dengan mendorong kotoran segera meninggalkan
usus besar, tak ada
lagi zat-zat racun dalam kotoran yang dapat diserap
tubuh. Dan ini mencegah
menumpuknya zat racun, yang dapat merangsang
berseminya benih kanker.

Nah, jika demikian faktanya, masihkan kita meremehkan
toge?

0 komentar:

Posting Komentar