Rabu, 16 Maret 2011

Ilmu Budaya Dasar # Bab V

Nama : Galih Rifanda
Kelas : 1ka33
Npm : 12110929
Kelompok : 6
Dosen : Ninuk Sekarsari 

Ilmu Budaya Dasar #
Bab V (Manusia dan Keadilan)
  • Jelaskan pengertian tentang pembalasan :
    adalah pembalasan suatu reaksi atas perbuatan orang lain.
Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang
  • Sebutkan penyebab pembalasan :
  • Tuliskan 1 contoh pembalasan : 
    Andi memberikan pertolongan kepada andita, andita seorang korban kecelakaan tabrak lari. Disaat andi mengalami musibah kebakaran ternyata orang yang menolong pertama kali adalah andita, orang yang ditolong andi waktu kecelakaan perbuatan tersebut merupakan tindakan pembalasan.
studi kasus:

" Dituduh Curi Buah Kakao 3 Biji, Nenek Ditahan Rumah 3 Bulan"


Minah.(foto:Saladin A) 
BANYUMAS - Dituduh mencuri buah kakao sebanyak 3 biji, seorang nenek di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terpaksa menjalani masa tahanan rumah selama 3 bulan lamanya.

Merasa diperlakukan tidak adil, keluarga bermaksud mengadukan kasus ini ke lembaga bantuan hukum untuk bisa ditangani. Keluarga juga memprotes, aparat penegak hukum yang dinilai tidak berpihak pada warga miskin. Ia kini terancam pidana pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun.

Mbok Minah, nenek berusia lima puluh lima tahun, Warga Desa Darma Kradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas baru saja menjalani masa tahanan rumah selama 3 bulan. Hal ini ia jalani setelah mendapatkan pemeriksaan dari pihak Kejaksaan Negeri Purwokerto yang menangani kasusnya. Minah dituduh mencuri buah kakao atau buah coklat sebanyak 3 biji dari tempatnya ia bekerja di PT Rumpun Sari Antan 4 di Desa Darma Kradenan tak jauh dari rumahnya.

Menurut Minah, saat itu ia hanya bermaksud mengambil 3 biji buah kakao yang terjatuh dari pohonnya untuk dibawa pulang dan dijadikan benih. Saat buah itu diletakkan di tanah, ia kemudian melanjutkan pekerjaannya membersihkan ilalang di kabun kakao. Namun mandor kebun yang melihat ada buah kakao tergeletak lalu mencari siapa yang mengambilnya.

"Saya memang mengambil 3 biji buah kakao untuk benih nanti, itu juga belum saya bawa, masih saya geletakkan di tanah," ujarnya.

Minah dan keluarganya sendiri merasa heran karena saat di kantor polisi ia dikenai tuduhan mencuri buah kakao sebanyak 3 biji. Namun di Kejaksaan Negeri Purwokerto, mandor kebun membawakan 3 kilogram buah kakao sebagai barang bukti pencurian. Hal inilah yang diduga kemudian menjadikan jaksa menahan Minah.

Kini pihak keluarga hanya pasrah terhadap kasus yang menimpa Minah. Namun pihak keluarga ingin agar Minah diperlakukan adil. Ia menggambarkan seorang koruptor miliaran rupiah malahan kasusnya banyak yang tidak jelas penanganan hukumnya.
"Masak koruptor miliaran dibiarkan, malah sodara saya yang mengambil 3 biji kakao akan disidang. Dimana keadilan hukm ini,' ujar Sukarjo (60), kerabat Minah, nampak geram.

Rencananya Kamis tanggal 19 November 2009 ini kasus minah akan dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Minah yang akan duduk sebagai terdakwa mengaku tidak memahami kasusnya. Ia yang telah lelah karena harus apel rutin di Kantor Kejaksaan Negeri Purwokerto yang jaraknya sejauh hingga 40 kilometer dari rumahnya, mengaku pasrah dengan putusan pengadilan nanti.
Bandingkan Dengan Kasus Ini
Belakangan ini tengah disorot kasus mafia pajak yang dilakukan oleh Gayus Tambunan. Sebagian masyarakat meluapkan kemarahannya dengn menampilkan tetrikal sampai-sampai mengedit foto gayus dengan wajah berbagai bentuk. Dengan perlakuan yang di wujudkan seperti itu menjadikan saya berpikir bahwa ketidakadilan sudah terjadi dan menyebabkan rakyat menjadi semakin kehilangan kepercayaan kepada pemerintahnya sendiri. Sebagai tahanan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, ia bisa seenaknya keluar masuk rutan bahkan sempat enjoy pelesiran dengan istrinya menonton Tenis Internasional di Nusa Dua Bali, ke Singapore, ke macau dan tempat lainnya yang sedang ramai di bicarakan.
Dibalik kasus gayus ada seseorang yang memanfaatkan moment tersebut, pria itu bernama Bona Paputungan, mantan narapidana kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut menciptakan lagu yang sekarang paling dicari dan fenomenal yakni “Andai Aku Jadi Gayus”. Inti lagu tersebut sebenarnya bercerita tentang kisah hidup Bona Paputungan ketika mendekam didalam teralis besi. Dia menyindir perlakuan istimewa yang di terima terdakwa mafia pajak, yang bisa berplesiran ke Bali bahkan sampai ke luar negeri. Sementara napi lain yang terjerat kasus yang jauh lebih ringan dan bukan dari kalangan pejabat atau konglomerat, ‘hidup nyaman’ didalam penjara adalah hal mustahil.
Opini / Pendapat : 
Pendapat saya terhadap permasalah seperti ini yaitu, sangat tidak adil sekali hukum di negara ini, karena terhadap masalah yang sangat sepele sekali, nenek itu dihukum dengan sanagt berat, tapi terhadap masalah yang sangat berat, contohnya seperti gayus, dia bisa keluar penjara secara bebas sekali, hal ini dikarenakan orang yang berduit itu bisa memebeli hukum dengan uang korupsinya, itu juga karena staf atau sipir di penjara tersebut, bisa disogok dengan mudahnya, hal ini sudah turun temurun di indonesia, sangatlah susah di berantas.

Saran saya :
Pemerintah seharusnya lebih mencegah tindakan korupsi, hal ini sangatlah tidak adil terhadap nenek yang di hukum 3 bulan, karena dituduh mencuri kakao, seharusnya yang maling uang negara harus diselesaikan dengan sangat baik, kok malah nenek nenek yang di sidang dengan baik, koruptor itu maling uang negara pilihan milyar, masa nenek nenek hanya maling 3 kakao bisa dipenjara, sedangkan koruptor itu bisa bebeas keluar masuk dari penjara,
pemerintah atau pihak berwajib harus lebih mengawasi uang negara, di banding hanya mengawasi 3 kakao.

Kamis, 10 Maret 2011

Ilmu Budaya Dasar # Bab IV

Nama : Galih Rifanda
Kelas : 1ka33
Npm : 12110929
Kelompok : 6
Dosen : Ninuk Sekarsari 

Ilmu Budaya Dasar #
Bab IV (Manusia dan Keindahan)

1. Jelaskan pengertian tentang kontenplasi & ekstansi ?

Jawaban

Kontemplasi adalah suatu proses bermeditasi, merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan. Dalam kehidupan sehari-hari orang mungkin berkontemplasi dengan dirinya sendiri atau mungkin juga dengan benda-benda ciptaan Tuhan atau dengan peristiwa kehidupan tertentu berkenaan dengan dirinya atau di luar dirinya.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.

2. Sebutkan teori dalam renungan ?

Jawaban :

Pengertiannya Berasal dari kata renung, artinya diam-diam melakukan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam.renungan adalah hasil merenung. dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori seperti : teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologik. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori diantaranya:

1.Teori Pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa "Art is an expression of human feeling" (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

2.Teori Metafisik
Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.

3.Teori Psikologis
Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.


Studi Kasus :

" Hutan dan Menanam Pepohonan untuk Pelestarian Air Banjir Kekeringan dan Longsor "



Di salah satu stasiun TV dinyatakan bahwa longsor dan banjir di Wasior-Papua disebabkan oleh cuaca ekstrim, namun ahli lain menyanggah bahwa itu disebabkan oleh penggundulan hutan. Kedua alasan itu sesungguhnya benar. Kenapa demikian ? Mari kita ikuti perenungan berikut yang membahas kajian secara global dan lokal.
Secara global, perubahan cuaca dan cuaca ekstrim disebabkan oleh pemanasan global akibat dari meningkatnya salah satu gas yang mengakibatkan rumah kaca yakni gas CO2. Kita sering dipersalahkan karena penebangan hutan, memang data laju defo-restasi/penebangan hutan antara 1,2-1,7 juta ha per tahun, padahal sesungguhnya penyebab naiknya konsentrasi ambien gas itu karena emisinya demikian tinggi yang dihasilkan oleh industri dan kendaraan bermotor.
Kini kita beralih pada kajian secara lokal. Ketika air hujan dari ketinggian 2-3 km jatuh ke bumi energi tumbukannya sangat besar, sehingga akan mengakibatkan terce-rai-berainya butiran tanah. Hal ini akan mengakibatkan erosi dan pelumpuran yang akan mengakibatkan sedimentasi. Sedimen-tasi akan memperkecil kapasitas tampung sungai yang kemudian mengakibatkan luapan air sungai dan banjir. Lain halnya jika ada tutupan hutan. Butiran air hujan akan tertahan oleh tajuk pepohonan kemudian air hujan turun ke tajuk dan percabangan yang lebih rendah, lalu turun ke dedaunan semak dan perdu akhirnya ke rumput dan tanah. Ketika menyentuh tanah energi kinetisnya sudah sangat lemah, sehingga tidak mengakibatkan lepasnya butiran tanah dari agre-gatnya/kumpulannya.
Lalu bagaimana dengan program Trem-besi yang mulai dicanangkan sejak 13 Januari 2010 oleh Presiden RI yang . diperuntukkan sebagai penyerap gas CO2 Adakah manfaat pohon ini untuk pelestarian air tanah, mengurangi bahaya banjir dan longsor, agar tragedi Wasior dapat dicegah atau dikurangi ?
Pohon Trembesi memiliki tajuk yang membulat dengan percabangan yang panjangnya dapat mencapai 20-25 m bahkan lebih. Dengan tajuk pohon seperti itu tentunya mempunyai jumlah daun yang sangat banyak. Indeks luas daun tajuk pohon dapat mencapai 6-8. Artinya setiap hektar luas daun tegakannya dapat mempunyai luasan daun 6 sampai 8 ha.







Daun melakukan proses transpirasi, selain fotosintesis dan respirasi. Akibatnya, air yang diserap oleh akar akan dialirkan melalui batang ke dedaunan. Luas daun yang maha luas itu, mengakibatkan transpirasi yang sangat besar. Oleh sebab itu, tidak aneh jika ada prfcar yang mengatakan bahwa hutan atau pohon dapat mengakibatkan defisit air tanah. Kalau begitu kita tidak membutuhkan hutan atau pepohonan dong !, ini adalah pemahamanyang keliru. Tuhan menciptakan hutan salah satu manfaatnya adalah untuk pelestarian air tanah.
Di permukaan lantai hutan yang penuh dengan humus yang semakin tebal seiring dengan bertambahnya waktu. Tidak heran pada lingkungan berhutan klimaks humus-nya dapat mencapai 1 -2 meter. Ketika kita berjalan dan menghentakan kaki kita di tanah berhumus tebal akan terdengar suara nyaring, karena air di dalamnya bergetar. Pohon dengan perakarannya yang besar masuk menembus tanah yang semula padat dan pejal. Rekahan ini akan memungkinkan airhujan dapat meresap masuk ke dalam tanah.
Air hujan akan masuk ke dalam tanah, meresap masuk ke dalam tanah melalui proses infiltrasi dan perkolasi, akhirnya masuk ke dalam akuifer lalu akan ke luar melalui mata air setelah terperangkap di dalam berbagai lapisan tanah beberapa minggu bahkan bulan. Akibatnya, banjir tidak akan terjadi bahkan sebaliknya di musim kemarau air tetap ke luar dari mata air, sehingga sungai tetap berair, tidak mengering.
Air yang masuk ke dalam tanah akan terkumpul dalam reservoir yang kemudian keluar berupa mata air yang memungkinkan hidupnya manusia. Di Jawa Barat disebut "hulu dayeuh" dan di Jawa tengah dan timur disebut "sendang".
Dengan banyaknya pohon atau katakanlah hutan, maka ketika turun hujan, air masuk ke dalam tanah tidak menjadi air limpasan permukaan, sehingga tidak mengakibatkan banjir. Sebaliknya di musim kemarau pun air tetap mengalir dari beberapa hulu dayeuh/sendang, sehingga sungai tetap berair. Air dibutuhkan untuk minum, masak makanan, mencuci dan mandi serta kegiatan manusia lainnya seperti bertani dan memelihara ikan. Akibatnya, peri kehidupan manusia menjadi lebih baik sebagai manfaat dari menanam pohon dan memelihara hutan. Jangan lupa ikan pun bertasbih, memuji dan membesarkan nama Allah yang telah menciptakannya.
Oleh sebab itu, seberapa pun majunya tingkat peradaban dan teknologi manusia baik di kota maupun di pedesaan, kita tetap "keukeh" membutuhkan hutan. Trembesi hanyalah salah satu jenis yang diciptakan Tuhan, kita boleh menanam dengan jenis pohon lainnya.
Untuk pelestarian air tanah kita harus memilih jenis yang memiliki daya transpirasi (daya tembus) yang rendah. Agar longsor dapat dicegah, maka jenis yang ditanam memilik perakaran yang kompak, melebar dan dalam. Humus yang terdapat pada lantai hutan harus kita biarkan, jangan dibakar, agar air hujan dapat meresap masuk ke dalam tanah. (Dr Ir Endes N. Dahlan, MS pengamat lingkungan dan hutan kota Fakultas Kehutanan IPB)

Tujuannya supaya pepohonan disetiap daearah bisa subur seperti pada gambar ini


Opini / Pendapat saya :

Penghijauan sangatlah penting, sebab maslah penebangan liar sangatlah bnyak, sehingga jika tidak ada penghijauan kembali, hutan hutan yang ada di indonesia dan seluruh dunia ini akan sangat cepat habisnya, kasian anak anak cucu cucu kita nanti, tidak bisa melihat hutan yang sangat luas di indonesia ini, dan jika tidak ada penghijauan di dunia ini, banjir bandang pasti aka sering terjadi, karena kebanyakan hutan yang gundul, jika terus menerus dibiarkan, lapisan ozon pasti semakin cepat menipis, jika semakin menipis, akan banyak masalah kanker kulit di dunia ini.


Saran Saya :

Semua orang harus menyadari betapa pentingnya penghijauan, karena dengan penghijauan, semua orang akan bisa menikmati segarnya udara ini, semua orang juga harus berpatisipasi atas penghijauan disekitar lingkungan rumah, setiap rumah diwajibkan mempunyai pohon, supaya dilingkungan itu sendiri udaranya akan terasa segar, dan aparat berwajib harus semakin rajin beroperasi di hutan – hutan manapun, supaya ilegal logging dapat diminimalkan.

Minggu, 13 Februari 2011

Ilmu Budaya Dasar # Bab III

Nama                      : Galih Rifanda
Kelas                      : 1ka33
Npm                        : 12110929
Kelompok               : 6
Alamat blog saya    : galihrifanda.blogspot.com
Dosen                      : Ninuk Sekarsari 

Ilmu Budaya Dasar #
Bab III (Manusia dan Penderitaan) 



Pengaruh yang akan terjadi pada seseorang jika mengalami penderitaan

Orang  yang  mengalami  penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif.   

  •          Sikap negatif misalnya    
penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri, Siakp ini diungkapkan dalam peribahasa "Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna" ,"nasib sudah menjadi bubur". Kelanjutan dari sikap  negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau  kawin, tidak punya gairah hidup.  
  •          Sikap positif misalnya  
sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.  
Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, anti ibu tiri,ia berjuang menentang kekerasan dan lain-lainnya

Studi Kasus 

Contoh :

Seorang Ibu menyiksa anaknya
Oklahoma City, Ok - Pada hari Kamis, LaRhonda Marie McCall, 38, dan temannya, Steve V. Hamilton, 40 menerima hukuman mereka yang akan banyak syukuri. Bernell McCall melarikan diri dari rumah ibunya pada bulan September 2009 ketika ia berusia 14 tahun. Bernell sekarang 16 dan berada di hukuman ibunya. Dia menyatakan bahwa dia memaafkan ibunya, tapi tidak akan pernah melupakan apa yang dia lakukan padanya. Jaksa mengatakan bahwa anak itu disiksa selama empat tahun yang berarti bahwa itu penyiksaan dimulai ketika ia hanya 10 tahun. Ia dipukuli dengan rantai sepeda, kabel kawat, ikat pinggang dan jack mobil. Dia tersedak, kelaparan, menikam, diikat dan dibakar. Ia diikat untuk sebuah tangga di garasi, disiram dengan air gula dan ditinggalkan di sana selama berjam-jam untuk digigit oleh bug. Ia juga dipaksa untuk berdiri telanjang di salju. Dia tidak pernah diizinkan untuk pergi ke sekolah. Dia dikurung berkala selama beberapa hari pada satu waktu 
Bernell sebenarnya baru saja kembali dengan ibunya di tahun 2006. Pertahanan pengacara menyalahkan penyalahgunaan tentang masalah berat anak itu perilaku. ibu Bernell's lain dia menguncinya di lemari untuk mencegah dia dari menyakiti saudara-saudaranya.
McCall memiliki keyakinan 1996 untuk pembunuhan tingkat dua di New York atas kematian anak perempuan. Dia hanya menghabiskan beberapa bulan dalam tahanan itu.
McCall menerima dua hukuman seumur hidup. Dia tidak akan memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat untuk setidaknya 38 tahun. Jika diberikan pembebasan bersyarat pada waktu itu, dia kemudian akan mulai menjalani hukuman kehidupan kedua dia untuk setidaknya 38 tahun. 
Hamilton, kaki dia dihukum istilah hidup ditambah 20 tahun.
Bernell hadir selama hukuman dan terlihat menangis di beberapa kali dan pada satu titik, harus meninggalkan ruang sidang. Ia berharap bahwa di masa depan ia akan dapat membuka pusat terapi bagi anak-anak dilecehkan.
Contoh beberapa gambar tentang penyiksaan dari Ibu ke anaknya :


  
Opini / Pendapat :

Pendapat saya, ibu yang tega menganiaya anaknya adalah ibu yang terkena masalah dan anaknya yang jadi sasarannya atau menjadi pelampiasan kekesalannya, seharusnya hal itu tidak boleh dilakukan, karena anak itu adalah darah daging orang tua tersebut. Seharusnya masalah orang tua itu dipikirkan baik - baik bukannya menyiksa anak kandung sendiri.

Saran :

Seharusnya masalah orang tua harus diselesaikan dengan kepala dingin, jngan memakai emoasi, karena kalau orang emosi, semua bisa kena imbas emosi tersebut.

Ilmu Budaya Dasar # Bab II


Nama                      : Galih Rifanda
Kelas                      : 1ka33
Npm                        : 12110929
Kelompok               : 6
Alamat blog saya    : galihrifanda.blogspot.com
Dosen                      : Ninuk Sekarsari

Ilmu Budaya Dasar #
Bab II (Manusia dan Cinta Kasih)


Cara menumpahkan belas kasih adalah 
 Pengertian Cinta Kasih 

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya WJS Poerwadarminta. Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau(rasa) sayagn (kepada). Ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya sedangkan kata kasih artinya perasaansaying atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehinggakata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (saying) kepada seseorangyang disertai menaruh belas kasihan. 
Pengertian tentang cinta dikemukakan oleh Dr. Sarlito.W.Sarwono. dikatakan bahwa cinta memiliki 3 unsur yaituketerikatan, keintiman, dan kemesraan.. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersamadia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaandan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan saying. Kemesraanyaitu adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang. 
Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat rendahaanya cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal. 

Kasih Sayang 

Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Bila salah satu unsur kasih sayang hilang, misalnya mundur dari tanggung jawab, maka retaklah keutuhan rumah tangga itu. 
Kemesraan 
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yagnakrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan padadasarnya merupakan perwujudan kasih saying yang mendalam. 

Pemujaan 

Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. 

Belas Kasihan 

Dalam surat Yohanes dijelaskan ada 3 macam cinta. Cinta Agape ialah cinta manusia kepada Tuhan. Cinta Philia ialah cinta kepada ibu bapak (orang tua) dan saudara. Dan ketiga cinta erros atau amor ini ialah cinta antara pria dan wanita. Beda antara cinta amor dan erosini adalah citna eros cinta karena kodrati sebagi laki-lakai dan perempuan, sedangkancinta amor karena unsure-unsur yang sulit dinalar, misalnya gadis normal yang cantik mencintai dan mau menikahi seorangpemuda yang kerdil. Cinta terhdap sesame merupakan perpaduan cinta agape dan cinta philia. Cinta sesame ini diberikanistilah belas kasihan untuk membedakanantara cinta kepada orang tua, pria-wanita, cinta kepada Tuhan. Dalam cintakepada sesame ini diberi istilah belas kasihan, karena cinta disini buka karena cakapnya, kayanya, cantiknya, melainkankarena penderitaannya.

Studi kasus

Contoh :
Agustus 2008, situs TempoInteraktif.com mulai membicarakan Sheila Marcia yang terancam pidana lantaran tertangkap sedang pesta sedang pesta narkoba di sebuah kondominium di bilangan Penjaringan, Jakarta Utara. Ia ditangkap pada tanggal 07 Agustus 2008.


Dian Manginta - Cantik SelamanyaDi halaman situs tersebut, tiga pembaca meninggalkan catatan kekecewaan mereka terhadap artis yang bernama lengkap Sheila Marcia Joseph ini. Usia Sheila yang belia namun justru mengisi hari-harinya bukan hanya demi mengejar cita-cita mulia, mengkhawatirkan kita akan masa depan negara ini. Karena Sheila Marcia adalah contoh bagi banyak kalangan muda Indonesia.

Tapi kemudian media kita berusaha adil.MediaIndonesia.com, misalnya. Pada bulan November 2008, Media Indonesia menyiarkan pengakuan rasa penyesalan Sheila Marcia saat meminta hakim meringankan hukuman untuk perkara kepemilikan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Waktu itu, Jaksa Penuntut Umum [JPU] menuntut Sheila agar dipenjara selama dua tahun.

Pada akhirnya, Koran Tempo mencatat bahwa majelis hakim menjatuhkan hukuman 12 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 2 bulan penjara bagi Sheila Marcia. Dituturkan bahwa sepanjang persidangan, Sheila dan teman-temannya yang jadi pesakitan lebih banyak tertunduk. Kita bisa mulai menangkap bahwa Sheila sungguh menyesal.

Waktu berjalan sampai kemudian pada 06 Maret 2009, Sheila diberitakan sudah menghirup udara bebas setelah dipenjara selama tujuh bulan dan mulai menata hidup serta karirnya kembali. Untuk berita bahagia tersebut, pembaca situs DetikHot.com pun meninggalkan catatan harapan mereka agar Sheila punya kualitas hidup lebih baik.

Kehidupan nampak bergulir begitu baik, bahkan Waspada Onlinejuga menyiarkan kunjungan Sheila Marcia saat duduk terharu di acara Hari Anti Narkoba di Rutan Kebonwaru, Bandung. Dan publik kita masih bisa menghanturkan harapannya supaya Sheila Marcia bisa punya hidup bahkan lebih baik.

Namun tiba-tiba, publik kembali terhenyak oleh suatu berita menggemparkan: Sheila Marcia harus kembali lagi masuk penjara. Reaksi simpang-siur masyarakat pun mulai bermunculan.

Pembaca DetikHot.com ada pula yang mengungkapkan merasa kecewa terhadap sistem pengadilan Indonesia dalam kasus dimasukkannya lagi Sheila Marcia ke dalam penjara. Kata seorang pembaca, ia merasa hukum di Indonesia bergantung pada selera pribadi JPU dan hakim. Lanjut si pembaca tadi, kasus Sheila tidak menjukkan rasa rasa keadilan dan penerapan hukum yang mendidik.

Aku pun ikutan heran. Lho, memangnya Sheila "make" lagi? Make yang kumaksud itu bukan bahasa Inggris untuk "membuat", ya? Tapi bahasa sehari-hari di Jakarta untuk "memakai". Lha, iya, dong... Sudah dihukum lalu harus masuk penjara lagi, 'kan mestinya karena ada Sheila berbuat salah lagi?

Tapi kayaknya, sih, bukan karena Sheila berbuat salah lagi. Melainkan, sepertinya, dan ini gak enak didengar, ada yang salah dalam proses pengadilan sebelumnya! Wah! Apa benar begitu?

Daripada berpikiran negatif terhadap pengadilan di negeri sendiri, lebih baik kita cari tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Maka hari ini, ahli hukum kita, Meyland, mengajak untuk mempelajari apa yang terjadi dalam kasus Sheila Marcia itu. Tentu dengan maksud untuk menambah wawasan kita dalam hal hukum yang adalah tanda adanya keteraturan di masyarakat kita.
 Opini / Pendapat :
 Pendapat saya, hal ini bisa dijadikan pengalaman bagi diri sendiri. karena hal diatas sangatlah bergantung kepada orang tua kita sendiri, janganla melanggar hukum negara dan hukum agama jika ingin tenteram di dunia ini dan akhirat.
Diri kita yang sangat berpengaruh dalam masa depan diri sendiri, bergaul dengan orang yang benar - benar baik itu sangat penting, janganlah bergaul ke orang yang tidak baik karena bisa merusak diri kita sendiri nantinya.

Saran :
Bergaul dengan orang yang baik, bagi orangtua harap mewaspadai pergaulan anaknya, dengan hal itu, narkoba dan lain - lainnya akan jauh dari diri kita sendiri dan keluarga kita. 
Saran untuk pemerintah dan kepolisian, harap ditindak tegas bandar dan pengguna narkoba, jika perlu beri hukuman seberat - beratnya.

Ilmu Budaya Dasar # Bab I


Nama                    : Galih Rifanda
Kelas                    : 1ka33
Npm                      : 12110929
Kelompok             : 6
Alamat blog saya : galihrifanda.blogspot.com
Dosen                   : Ninuk Sekarsari

Ilmu Budaya Dasar #
 Bab I (Manusia dan Kebudayaan)


 Tiga wujud kebudayaan menurut dimensi wujudnya yaitu 
Jawaban :

1. Gagasan (ide)
  
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. 

2. Aktivitas (tindakan)

Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan. 

3. Artefak (karya) 

Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.


Studi Kasus
 
Contoh :

Saat ini hampir seluruh masyarakat di Indonesia dalam hal kebudayaan saat ini mengalami berbagai rintangan dan halangan untuk menerima serbuah kebudayaan asing (luar) yang masuk lewat secara Globalisasi (perluasan cara-cara sosial melalui antar benua). Dalam hal ini teknlogi informasi serta komunikasi yang masuk ke Indonedia turut merubah-ubah cara kebudayaan Indonesia tersebut saat ini. baik itu dari kebudayaan nasional maupun kebudayaan murni yang ada di setiap daerah di dalam negara Indonesia. Dalam hal ini sering terlihat ketidakmampuan manusia di Indonesia untuk dapat beradaptasi dengan baik terhadap kebudayaan asing sehingga melahirkan perilaku yang cenderung ke Barat-baratan (westernisasi). *seperti anak gahul gitu deh.. haha !! (apa sih ???) zzz.. Hal tersebut terlihat dengan seringnya remaja/i Indonesia keluar-masuk pub, diskotik dan tempat hiburan malam lainnya berikut dengan berbagai perilaku menyimpang yang menyertainya dan sering melahirkan komunitas tersendiri terutama di kota-kota besar dan metropolitan. Dalam hal ini terjadinya berbagai kasus penyimpangan seperti penyalah gunaan zat adiktif, berbagai bentuk kategori pelacuran dan ‘western’ lainnya tak lepas dari ketidak mampuan manusia Indonesia dalam beradaptasi sehingga masih bersikap ‘conform’ dan ‘latah’ terhadap kebudayaan asing yang melenyapkan inovasi dalam beradaptasi dengan budaya asing sehingga melahirkan bentuk akulturasi. Bila dikaji dengan teliti hal tersebut mungkin dikarenakan ciri-ciri manusia Indonesia lama yang masih melekat seperti percaya mitos dan mistik, sikap suka berpura-pura, percaya takhyul yang dimodifikasi, konsumerisme, suka meniru, rendahnya etos kerja dan lain sebagainya bisa jadi mengakibatkan terhambatnya akulturasi (percampuran dua/lebih kebudayaan yang dalam percampurannya masing-masing unsurnya lebih tampak). Sikap etnosentrime (kecenderungan setiap kelompok untuk percaya begitu saja akan keunggulan/superioritas kebudayaannya sendiri dan sikap senosentrisme (sikap yang lebih menyenangi pandangan/produk asing) merupakan hal selanjutnya yang dapat menghambat terwujudnya kebudayaan nasional untuk kemajuan bangsa dan negara.
Sepertinya, sudah saatnya manusia Indonesia berikut dengan berbagai kebudayaan daerahnya yang ada melakukan suatu bentuk adaptasi yang sifatnya inovasi/pembaruan dengan budaya Barat/asing seperti dalam hal kesenian dimana instrumen musik tradisional dipadukan dengan instrumen modern (alat-alat band dengan teknologi komputernya) maupun perawatan berbagai benda kebudayaan dengan teknologi asing yang ada sehingga akulturasi dapat diwujudkan.
Selain itu, pengaruh media komunikasi seperti Televisi, radio, Internet sangat besar dampaknya dalam hal cara pandang manusia Indonesia terhadap ras. Sinetron-sinetron maupun film yang ditayangkan di Televisi dan bioskop yang memvisualisasikan dan mensosialisasikan gaya hidup ras Caucasoid (orang Eropah) turut mempengaruhi cara pandang manusia Indonesia terhadap budayanya sehingga tidak timbul kesadaran untuk mempelajari tindakan sosial dan sebaliknya. Dalam hal ini manusia Indonesia sepertinya lebih mengagung-agungkan/memuja ras Caucasoid berikut dengan gaya hidupnya dan menjadikannya sebagai kelompok acuan (umumnya oleh kaum perempuan) sehingga secara tak langsung mempengaruhi akal dan intelegensi, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku manusia Indonesia sehingga terkendala dalam memajukan kebudayaannya itu sendiri. 
contoh perbandingan gambar pakaian budaya barat & timur .
pada gambar ini budaya barat hampir setiap menggunakan pakaian gaun yang terbuka pada bagian pundaknya
pada gambar ini budaya timur hampir selalu menggunakan pakaian gaun yang tertutup pada bagian pundaknya



Opini / Pendapat : 

Menurut Saya, perkembangan budaya timur sudah mulai kebarat - baratan, jadi sikap diri kita sendiri harus lebih sopan dalam memakai busana, apalagi yg beragama islam, apabila kaum hawa memamerkan auratnya atau sedikitnya, tidak memakai kerudung atau jilbab, maka pahala dirinya akan terhapus ( dari surat al-maidah ayat 5 baris terakhir yang artinya sbb ) :
“….. Barang siapa yang mengingkari hukum-hukum syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi”.
  
Dari ayat diatas disimpulkan. yaitu penghuni neraka paling banyak adalah wanita, karena tidak memakai kerudung atau jilbab.

Sikap pemerintah juga harus lebih tegas dalam hal pornografi dan pornoaksi.


Saran : 

Sikap dari diri sendiri itu lebih memotivasi diri kita sendiri, jadi hal yang harus dilakukan adalah memotivasi diri sendiri untuk tidah berbusana seenaknya di muka umum, jika tidak bisa, ingatlah 1 hal, yaitu dosa yg sangat besar yang bisa memasukan diri kita sendiri ke dalam neraka. dari ayat diatas disimpulkan. yaitu penghuni neraka paling banyak adalah wanita, karena dosa dari tidak memakai kerudng atau jilbab. sikap pemerintah juga harus lebih tegas dalam hal pornografi dan pornoaksi.